Powered by Blogger.
Showing posts with label Ketika. Show all posts
Showing posts with label Ketika. Show all posts

Thursday, May 23, 2013

Ketika aku mencoba melepaskan labelku sebagai Ibu

0 comments
17mei 2013
Selamat pagi sobat eMKa Land yang luar biasa, selamat ketemu kembali di "Teras Melly Kiong " ada rasa rindu untuk terus menyeduhkan teh ilmu bagi sobat2ku.

Sobat orangtua yang hebat, dua hari ini saya mengikuti perjalanan Matthew yang outing ke Puncak, dan saya benar-benar mencoba mencopot label saya sebagai orangtua dan dengan rela menggantikannya sebagai panitia.


Saya mencoba menahan diri untuk tidak mau tahu dimana lokasi kamarnya, tidak mau bertanya apa saja kekurangan dia, dia mengingatkan dia apapun pokoknya benar-benar saya coba memberikan dia ruang untuk tidak merasakan kehadiranku sebagai orangtuanya melainkan benar-benar sebagai panitia.
Berat tidak sih? Sangat!! saya berusaha sangat keras untuk tidak mencari dimana kamarnya, saya tidak datang ke meja untuk meyakinkan makanan apa saja yang dimakannya, saya tidak mengingatkan dia untuk melakukan ini itu seperti yang biasa dilakukan dirumah.


Namun ada hal positif yang saya dapati, saya bisa menikmati kebebasan dia bersama teman-temannya dari jauh, saya bisa mencermati apa yang dilakonin bersama teman-temannya, saya bisa melihat kedewasaannya dalam berteman, dalam mengatur dirinya sendiri, dan saya mendapati perkembangannya yang luar biasa sebagai pra remaja, sungguh adalah pembelajaran saya sebagai ibu yang mencoba memasuki dunianya untuk bisa lebih memahami.


Saya tadinya agak iri dengan teman-teman yang bisa foto-foto dengan anak-anaknya, namun setelah saya tata kembali komitmen awal saya, saya mendapati bahwa itu harus saya lewati sebagai panitia, bukan sebagai seorang ibu.  Bukan Matthew saja yang bertumbuh, melainkan saya sebagai seorang ibu sangat luar biasa, belajar melepas kekhawatiran dan membangun ruang pendekatan sebagai sahabat sudah lebih nyata disaat dia masuk usia remajanya.
Wow pokoknya seru dan seru sekali judulnya, banyak hal yang saya dapatkan, banyak pembelajaran baru bagi saya sebagai seorang Ibu.


Mindful parenting benar-benar membuka mata saya sebagai ibu bagaimana harus memasuki dunia anak-anak kita dan hanya bisa terjadi dengan empati.



Sumber: Mindful Parenting

Oleh: Baju Bayi Blessing

Tuesday, May 21, 2013

Bagaimana Mengasuh Dengan Riang Ketika Menghadapi Titik Jenuh

0 comments
Selamat pagi sobat eMKa Land yang bahagia, dari asap tipis teh hangat yang ada di "Teras Melly Kiong" saya melihat adanya kerja penuh semangat dan kasih sayang dari petani teh yang sedang memetik daun teh, wow terima kasih petani.Mohon maaf kemarin terpaksa puasa, karena ada sedikit sok sibuk kemarin. Terima kasih dukungan dan perhatian teman-teman terhadap kesehatan saya, doanya sungguh bekerja.Oh ya topik hari ini saya naikkan terlebih dahulu mengalahkan topik yang lain ya, karena jika seorang ibu jenuh bahkan tidak riang lagi dalam mendidik itu akan sangat bahaya.Saya bisa merasakan apa yang dirasakan ibu itu, namun jangan lama-lama merasakannya tetapi kita harus menemukan jalan keluarnya. Jawab dulu mengapa seseorang jenuh dan bosan? Karena orang itu tidak belajar menyusun rencana, dan hanya menerima rutinitas saja. Ayo coba kita kreatif bikin rencana seperti orang yang kerja kantoran, Senin mau ini Selasa mau seperti ini, Rabu mau apalagi dituliskan terus jadwalnya, jangan sama setiap hari.Misalnya beresin baju anak yuk, baju yang sudah kekecilan kita sisihkan, nanti ketika anak balik ajak anak ngobrol mungkin ada kisah di balik baju itu dan kira-kira dia mau berikan ke siapa baju yang sudah sempit itu dan semua bisa jadi bahan didikan. Dalam hal ini kita bisa menyelipkan kekuatan memberi dan peduli bukan???So tidak akan ada kejenuhan jika kita selalu cari cara kreatif untuk mendidik, berempatilah pada anak dengan meminjam posisinya, apakah kita mau punya orangtua yang jenuh seperti kita?? Jika tidak keluarlah dari area sana.Mindful Parenting menjadikan kita orangtua yang selalu eling.Ketika ingin tidur, tidurlah sejenak akan lebih berarti daripada kita tidak tidur tetapi sibuk menyalahkan kesempatan, padahal waktu untuk menyalahkan saja sudah cukup untuk kita tidur.


Sumber: Mindful Parenting

Oleh: Baju Bayi Blessing

 

baju bayi blessing Copyright 2008 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | All Image Presented by Tadpole's Notez