Powered by Blogger.
Showing posts with label Rontok. Show all posts
Showing posts with label Rontok. Show all posts

Friday, May 17, 2013

Cara Mencegah Rambut Rontok Pasca Persalinan

0 comments

Fakta bahwa banyak wanita setelah melahirkan mengalami kerontokan rambut, memberikan ketakutan tersendiri bagi ibu-ibu yang sedang hamil. Padahal rambut rontok pasca melahirkan (Postpartum Hair Loss) adalah normal dan hanya terjadi sementara saja, tidak ada hubungannya dengan proses menyusui.


Selama kehamilan, rambut memang sedang berada dalam kondisi terbaiknya, tebal dan tidak rontok. Hal ini karena terjadinya lonjakan hormon androgen yang memperpanjang fase pertumbuhan rambut.


Perubahan hormonal ini juga menghentikan produksi minyak di kulit kepala. Tak heran bila penampilan ibu hamil semakin bersinar karena rambut juga terasa lebih mengembang. Namun, setelah bayi lahir, produksi androgen pun berkurang. Fase rambut yang normal pun kembali lagi, yakni fase tumbuh dan rontok yang sempat terhenti dalam 9 bulan terakhir. Pada kembalinya fase normal ini, rambut yang selama kehamilan tidak pernah rontok akan berguguran. Jumlah yang rontok memang cukup banyak, sekitar 10-30 persen.


Kabar baiknya, saat si kecil menginjak usia 6 bulan, rambut baru akan tumbuh menggantikan rambut yang rontok. Karena penyebab kerontokan rambut adalah terjadinya perubahan hormon, maka hal ini tidak mungkin dihindari dan dihentikan. Namun, Anda dapat mendorong pertumbuhan kembali lebih cepat dengan memijat kulit kepala setiap pagi selama 1-2 menit sebelum keramas atau bisa dengan menggunakan masker perangsang tumbuh rambut.


Kebiasaan merawat rambut dengan baik, dan rajin keramas adalah cara yang paling sederhana  dalam perawatan rambut, selain itu ada beberapa cara mencegah rambut rontok pasca persalinan, diantaranya:


1. Hindari gaya rambut yang menarik atau meregangkan rambut Anda. Menarik rambut dapat menyebabkan stres dan trauma pada kulit kepala Anda. Rambut yang terlalu ditarik lebih cenderung rontok secara alami.


2. Pertahankan diet sehat yang meliputi buah-buahan dan sayuran. Buah-buahan dan sayuran tidak hanya bagus untuk kesehatan, tetapi juga mengandung flavanoids dan antioksidan yang melindungi folikel rambut. Selain itu, makanan ini mendorong pertumbuhan rambut meningkat, yang dapat mengimbangi rambut hilang setelah kehamilan.


3. Tambahkan vitamin dan nutrisi untuk diet Anda. Vitamin B kompleks, vitamin E dan C, seng, dan biotin membantu meningkatkan kekuatan rambut dan kesehatan.


4. Pilih shampo dan kondisioner dengan bahan-bahan berkualitas. Shampo yang mengandung biotin atau silika meningkatkan kesehatan rambut dan merangsang pertumbuhan folikel. Gunakan shampo ini secara teratur dan bilas dengan air dingin.


5. Sisir rambut basah anda dengan sisir bergigi jarang. Sisir bergigi jarang mengurangi jumlah rambut tertarik dan.


6. Kurangi penggunaan alat-alat styling yang panas. Alat styling panas seperti alat pengeriting rambut, rol panas, dan pengering dapat meningkatkan kerontokan rambut. Biarkan rambut Anda kering oleh udara secara alami.


7. Rambut dipotong pendek. Rambut panjang lebih berat dan menarik kulit kepala Anda. Potongan rambut pendek dapat menyebabkan rambut Anda terlihat lebih penuh dan sehat, selain menjadi lebih mudah untuk diurus daripada potongan rambut panjang.


8. Hindari stres. Memiliki bayi baru untuk diurus dapat menciptakan lebih banyak stres dalam hidup Anda, tetapi cobalah untuk menghindari situasi stres tambahan. Stres dapat menyebabkan rambut Anda rontok.


Nutrisi untuk Kesehatan Rambut:


• Biotin : daging, kacang kering, dan biji-bijian


• B6    : daging, kacang-kacangan, dan biji-bijian


• Asam omega 3  : salmon, biji-bijian, kacang makadamia, dan kenari


• Tembaga : biji-bijian, buah kering, almon, dan sayuran


• Zinc : biji-bijian, sayuran, daging, dan makanan laut


Untuk mengatasi rambut rontok bisa Anda lakukan dengan menggunakan produk shampo yang berbahan alami seperti Qiara herbal, shampo herbal olivea zaitun plus ginseng, olivea shampo herba zaitun plus pegagan, Al Katel, dan black magic kemiri shampo. Jika anda termasuk dalam 50 persen wanita yang mengalami hal ini, ingatlah bahwa hal ini hanyalah bersifat sementara saja dan kabar baiknya adalah setiap ada rambut yang rontok, akan ada rambut baru yang tumbuh.



Sumber: Pondok Ibu

Oleh: Baju Bayi Blessing

Thursday, May 16, 2013

Penyebab Rambut Rontok Pada Wanita

0 comments

Rasanya hampir setiap orang pernah mengalami masalah kerontokan rambut. Terlebih lagi para wanita, umumnya mereka sangat takut bila rambutnya mengalami kerontokan, karena rambut merupakan mahkota bagi wanita. Rambut yang mengalami kerontokan menjadi sebuah tanda pada proses terjadinya pergantian rambut baru. Pada beberapa orang yang mengalami kerontokan rambut, biasanya rambut akan mudah tumbuh kembali dalam kurun waktu seminggu atau beberapa bulan.


Namun ada beberapa hal yang perlu diwaspadai ketika rambut yang rontok lebih dari 100 helai setiap hari. Pada beberapa kasus, kerontokan rambut yang berlebihan merupakan pertanda adanya gangguan kesehatan. Selain adanya gangguan kesehatan, ada banyak penyebab lain yang bisa membuat rambut Anda rontok.


Berikut kami informasikan beberapa faktor penyebab rambut rontok pada wanita.


Siklus pertumbuhan rambut tidak seimbang


Rambut tumbuh sekitar setengah inchi perbulan. Setiap rambut tumbuh dengan fase berbeda yang berlangsung antara 2-6 tahun. Fase ini termasuk periode tumbuh dan istirahat sebelum rontok dan folikel rambut menumbuhkan untaian rambut baru. Tetapi ada sebagian wanita yang memiliki faktor genetik sehingga mereka lebih rentan mengalami kerontokan rambut akibat proses pertumbuhan rambut tidak normal. Gangguan ini disebabkan karena hormon androgen.


Kehamilan dan persalinan


Banyak wanita yang mengalami kerontokan rambut sementara sekitar 3 bulan setelah melahirkan. Kondisi ini disebut juga dengan telogen effluvium. Rambut akan kembali ke kondisi normal beberapa bulan setelahnya.


Gangguan hormonal


Jika tiroid Anda sangat aktif atau tidak aktif, rambut akan terkena dampaknya. Biasanya kerontokan rambut akan berhenti setalah gangguan tiroid teratasi. Rambut juga akan rontok jika terjadi gangguan hormon endrogen dan estrogen.


Obat-obatan kimia


Beberapa jenis obat kimia memiliki efek samping merontokkan rambut. Namun kondisi tersebut akan berakhir setelah pengobatan dihentikan. Jenis obat yang bisa menyebabkan kerontokan rambut antara lain pengencer darah, obat asam urat, obat kemoterapi, terlalu banyak vitamin A, kontrasepsi, dan obat antidepresan.


Infeksi


Beberapa jenis infeksi, misalnya infeksi jamur di kulit kepala, juga akan menyebabkan kerontokan rambut pada anak-anak. Dengan obat antijamur kerontokan bisa dihentikan.


Penyakit autoimun


Diantara penyakit lain, lupus atau diabetes merupakan penyebab kerontokan rambut pada wanita. Kerontokan rambut juga bisa menjadi gejala adanya penyakit.


Kurang nutrisi


Ketika tubuh Anda tidak mendapatkan asupan vitamin dan mineral yang cukup dalam tubuh, hal ini akan berpengaruh pada rambut, kuku, dan gigi. Jika Anda sedang diet, pastikan Anda mendapatkan cukup asupan protein dan vitamin seperti vitamin A, B, C, dan E. Anda juga membutuhkan asupan mineral lain serta asam lemak omega-3. Semua asupan vitamin, mineral, dan protein mampu mengurangi kerontokan rambut sekaligus mempertahankan program diet agar tetap berjalan baik.


Gangguan emosional


Sebagian wanita mengalami kerontokan rambut saat menghadapi situasi traumatik atau emosional. Misalnya kematian anggota keluarga, perceraian, atau merawat keluarga yang sakit parah.


Menopause


Dari beberapa gejala menopause, kerontokan rambut adalah gejala yang paling sering dialami.


Jika Anda mengalami masalah kerontokan rambut, beberapa produk herbal bisa Anda gunakan untuk mengatasi masalah rambut Anda, seperti Qiara treatment, Qiara hair tonic natural hair care, shampo herbal olivea zaitun plus ginseng, dan minyak cem-ceman.



Sumber: Pondok Ibu

Oleh: Baju Bayi Blessing
 

baju bayi blessing Copyright 2008 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | All Image Presented by Tadpole's Notez